Program kerja Ruang Belajar Ilmu Kimia (RUBIK) sukses melaksanakan sesi mentoring perdana sebagai proker pembuka di semester ganjil ini pada Sabtu, 11 April 2026, bertempat di lingkungan kampus 2 UIN Walisongo Semarang. Mengingat jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) yang sudah di depan mata, sesi ini difokuskan pada pemahaman pemahaman Kimia Organik Dasar. Kegiatan ini dipandu secara kolaboratif oleh tim mentor mahasiswa Kimia dan Pendidikan Kimia, yang membagi materi secara strategis agar diskusi berjalan lebih komprehensif.
Pembahasan diawali dengan penguatan fondasi pada aspek struktur dan ikatan molekul, di mana para mentor mengajak peserta untuk memahami kembali aturan oktet, jenis-jenis antar molekul, hingga konsep resonansi. Pemahaman mengenai elektron valensi ditekankan sebagai kunci utama untuk memahami alur pergerakan elektron sebelum melangkah ke mekanisme yang lebih kompleks. Dengan bantuan visualisasi melalui papan tulis, konsep-konsep abstrak yang sering keluar di soal UTS dijelaskan oleh tim mentor agar para peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam.
Memasuki materi inti, tim mentor membedah mekanisme reaksi pada senyawa alkana, alkena, dan alkuna yang menjadi "menu utama" dalam UTS mendatang. Dalam sesi ini, dibahas mengenai prinsip hidrohalogenasi sesuai aturan Markovnikov, reaksi macam-macam adisi, hingga eksplorasi reaksi oksidasi-reduksi. Kehadiran lebih dari satu mentor memungkinkan adanya sesi diskusi kelompok kecil yang efektif, sehingga setiap peserta bisa mendapatkan solusi atas kendala spesifik yang mereka temui saat mempelajari materi organik tertentu.
Sesi mentoring perdana ini ditutup dengan simulasi pengerjaan soal-soal latihan yang disusun berdasarkan kisi-kisi UTS. Melalui kolaborasi antar mentor di proker pertama ini, diharapkan siswa tingkat awal tidak hanya sekadar menghafalkan reaksi, tetapi mampu memahami logika di balik setiap mekanisme kimia yang terjadi. Program RUBIK berkomitmen untuk terus konsisten menjadi wadah belajar yang solutif bagi mahasiswa kimia dalam menghadapi berbagai tantangan akademik ke depannya.




Komentar
Posting Komentar